Kornelis Wara Saya Ikhlas Adik Saya Dimakamkan Disana

AL. Ende
Jenasah TKI Silvester Veni Alias Jeni Rosari (Nama yang tertera di Paspor) asal Desa Tou Timur Kecamatan Kotabaru Kabupaten Ende, yang meninggal di Republik Gabon Nigeria pada tanggal 4 Juli 2023, Akhirnya dimakamkan di Pemakaman Librefille Gabon sesuai ketentuan Negara setempat dan mengikuti tata cara agama yang dianut Almarhum.
Badan Perlindungan Pekeraj Migran Indonesia (BP2MI) melalui Balai Pelayanan Perlindungan Kerja Migran Indonesia (BP3MI) Kupang pada tanggal 10 Agustus telah mengirim surat kepada pihak keluarga berkaitan dengan informasi penanganan jenasah Jeni Rosari dari KBRI Abuja Nigeria.
Surat Ke keluarga Jenazah Jenny Rosari
Dalam surat yang dikirim kepada pihak keluarga disampaikan bahwa, Menindaklanjuti pengaduan keluarga melalui Pegiat bernama Irminus Deni tentang kematian PMI Jenny Rosari di Republik Gabon pada tanggal 04 Juli 2023 karena sakit dan Permohonan Fasilitasi Pemulangan Jenazah tersebut ke Indonesia, dengan penuh rasa duka kami sampaikan penjelasan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abuja Nigeria dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebagai berikut :
- Hasil penelusuran Pihak KBRI Abuja bahwa PMI Jenny Rosary telah bekerja di Gabon
selama kurang lebih 10 tahun di sektor perkayuan dan sering berpindah-pindah Perusahaan. - Karena sering berpindah-pindah Perusahaan maka tidak memungkinkan bagi pihak KBRI
Abuja Nigeria untuk menelusuri Perusahaan yang paling bertanggung jawab memulangkan
jenazah Pekerja Migran tersebut ke Indonesia. - Penjelasan dari Pihak KBRI Abuja bahwa hukum ketenagakerjaan di Gabon cukup jelas
bahwa perusahaan yang memperkerjakan Tenaga Kerja Asing harus bertanggung jawab
atas apapun yang terjadi atas pekerjanya namun dalam kasus ini terhambat karena tidak
memungkinkan dilakukan penelusuran Perusahaan pengguna. - Bahwa kerinduan, kecintaan dan keinginan pihak keluarga agar jenazah dipulangkan dan
dimakamkan di Indonesia memiliki konsekuensi biaya yang sangat besar. - Pihak KBRI Abuja memohon dengan iman agar keluarga ikhlas jenazah PMI Jenny Rosari
dimakamkan di Pemakaman Libreville, Gabon sesuai ketentuan negara setempat serta
mengikuti tata cara keagamaan almarhum.
Kepala BP3MI Kupang Bapak Siwa, SE Kepada Media ini melalui telepon seluler mengatakan, kami turut berduka cita atas meninggalnya Jeni Rosary PMI kita yang meninggal di Gabon Nigeria dan kepada keluarga mohon diberikan kekuatan, kami juga mohon maaf kepada pihak keluarga, kami sudah berusaha semampuh kami bersama teman teman yang bertugas di KBRI Abuja di Nigeria sesuai permintaan keluarga agar almarhum dapat dipulangkan ke Indonesia, namun ada satu dan lain hal dan menurut peraturan Negara setempat, sehingga jenasah Jeni Rosary tidak dapat di pulangkan ke Indonesia.
Lebih lanjut, Siwa Menyampaikan, saya secara pribadi dan lembaga BP3MI Kupang menyampaikan terima kasih banyak atas pengertian dari keluarga Jeni Rosary, yang telah merelakan dengan merespon surat kami agar jenasah Jeni Rosary dimakamkan di pemakaman Librefille Gabon sesuai ketentuan Negara setempat dan mengikuti tata cara agama Katolik yang dianut Almarhum, tambahnya.
Sementara itu, Isteri Almarhum Sisilia Rado, melalui Kaka kandung Jeni Rosary, Kornelis Wara kepada media melalui pesan singkat Whatsaap menyapaikan bahwa adiknya perantau ke Malasya sejak tahun 1984, dan pada tahun 2005 bersama beberapa temanya orag Flores Ende ditawarkan untukk bekerja oleh sebuah perusahan yang bergerak dibidang perkayuan ke Afrika. Selama di Afrika sering berpindah tempat kerja sampai dia sakit dan meninggal pada tgl 4 juli 2023, kata Nelis Wara
Nelis menambahkan, adik saya ini nama di surat permandiannya adalah, Silvester Veni sedangkan dalam paspornya bernama Jeni Rosary, dia meninggalkan seorang isteri bernama Sisilia Rado dan lima orang anak satu orang laki-laki dan empat orang perempuan serta lima orang cucu sedangkan anak laki-lakinya telah meninggal dunia tinggal empat orang anak perempuan, satu orang di Nangapenda satu orang di Wolowaru mengikuti suami mereka masing-masing, dua orang sekarang ada di Sokolagu Desa Tou Timur Kecamatan Kotabaru Kabupaten Ende bersama dengan mamanya.
lebih lanjut Nelis menambahkan, saya mewakili keluarga besar menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu keluarga kami dalam proses pengurusan Jenasah adik saya. saya juga menyampaikan terima kasih yang berlimpah kepada, BP2MI, BP3MI dan KBRI Abuja Nigeria, yang mengurus dan menguburkan adik kami disana secara Katolik, semoga Tuhan yang Mahakuasa membalas kebaikan kita semua, kami keluarga pasrah dan rela adik kami dimakamkan disana, melalui surat kuasa yang kami berikan kepada KBRI Abuja Nigeria untuk memakamkan adik kami, dari hati yang paling dalam kami mohon kepada KBRI Abuja Nigeria kalau boleh kami bisa mendapatkan dokumentasi pemakaman. Tambah mantan Asisten tiga Setda Ende ini. (AL/ID)
