Bayi Dipesan Sejak Kandungan, Lalu Dijual ke Singapura: Senggol Dulu Sebelum Kita Tertipu!

calo-3

ATALOMBA KIRI KANAN, Edisi Khusus Juli 2025

✍️ Oleh: Irminus Deni – Pemimpin Redaksi Atalomba.com


Pernah dengar bayi dipesan sejak dalam kandungan? Bukan lewat GrabFood, bukan pula Pre-Order Shopee. Ini sungguhan. Real. Fresh from the womb! Kirimnya ke luar negeri pula. Singapura! Negara yang katanya bersih, tapi ternyata tangan kotornya bisa juga nyentuh bayi-bayi kita yang belum tahu dunia.

Iya, kita juga kaget. Tapi bukan cuma kaget yang kita butuh sekarang. Kita butuh sadar. Dan senggol sana-sini. Supaya yang masih ngorok bisa bangun. Yang masih bilang, “Ah, itu kejadian di Jawa,” bisa sadar, hari ini di Jawa, besok bisa di NTT.

📦 APA YANG TERJADI?

Beberapa hari lalu, aparat menangkap 13 tersangka sindikat jual beli bayi. Bayangkan mereka “pesan” bayi dari ibu hamil sejak bulan-bulan awal kehamilan. Ibu-ibu itu dibantu bersalin, katanya. Tapi bayinya? Diambil. Dibikin dokumen “adopsi resmi”, dikirim ke Singapura. Uangnya? Ya, mengalir deras. Yang lahir cuma satu bayi, tapi yang kenyang banyak tangan. Kata Polisi, ada enam bayi yang diselamatkan. Tapi kita tahu, kalau yang tertangkap enam, yang sudah hilang entah berapa.

😔 APAKAH INI KEJAHATAN BARU?

Jawabannya tidak. Ini bukan kejahatan baru. Tapi formatnya makin canggih. Modusnya makin halus. Pakai kata “adopsi”, pakai embel-embel “kasih”, lalu ditutup rapat dalam amplop bertulis, urusan pribadi. Bagi para ibu muda, apalagi yang terdesak ekonomi, dijanjikan bantuan bersalin bisa terdengar seperti mukjizat. Tapi siapa sangka, di balik tisu basah dan botol susu, ternyata ada formulir jual beli manusia.

🔍 KIRI KANAN: KITA MAU BILANG APA?

🧭 KIRI (Warga Masyarakat)

Kita harus jujur. Kadang kita terlalu cepat bilang, “Itu urusan orang lain.” Kadang kita juga terlalu sibuk bersalaman dengan mereka yang baru datang, sampai lupa ada ibu hamil di dusun sebelah yang diam-diam tertekan dan sendiri. Ia memikirkan biaya melahirkan yang katanya gratis, tapi kenyataannya harus bayar.  Kadang kita cuma tanya, “Sudah dibaptis?” Tapi kita lupa tanya, “Sudah cukup makan? Sudah siap jadi mama?” atau kita mengatakan sabar nanti ada bantuan dari pemerintah untuk ibu dan anak. Janji Lagi….. senggol dong. Di situlah sindikat itu masuk. Bicara lembut. Bawa uang. Tawarkan solusi. Lalu ambil bayi.

🧭 KANAN (Aparat & Pemerintah)

Salut buat aparat yang cepat bergerak. Tapi tolong, jangan berhenti di berita tangkap-menangkap.
Buat sistem perlindungan yang kerja 24 jam, bukan hanya pas viral. Tolong training bidan desa. Libatkan tokoh adat. Dukung PKK bukan cuma pakai lomba senam, tapi juga edukasi soal adopsi ilegal dan hak ibu dan anak.

🎓 PESAN UNTUK ANAK-ANAK NTT YANG MERANTAU

Adik-adik yang sedang sekolah atau kerja di luar Flores, kami bangga padamu. Tapi ingat, dunia luar itu tak selalu ramah. Kadang, senyum bisa jadi perangkap.

Hati-hati dengan ajakan seperti:

  • “Kalau kamu punya teman yang mau adopsi bayi, kasih tahu saya ya.”

  • “Jangan takut hamil di luar nikah, nanti saya bantu urus semuanya.”

  • “Kamu bisa bantu saya carikan bayi, ada fee-nya kok.”

JANGAN. JANGAN. JANGAN.

Adopsi itu bukan belanja online.
Kalau kamu bingung, tanya ke pastor, guru, OMK, atau orang tua. Lebih baik malu sekarang daripada menangis seumur hidup karena membiarkan seorang anak dikirim entah ke mana.

📣 OMK & GEREJA, TOLONG TURUN TANGAN

OMK jangan cuma jago bikin lomba TikTok liturgi. Mulailah aktif bikin forum kecil, edukasi soal seksual, soal tanggung jawab, soal hukum. Para Imam dan Biarawan-Biarawati jangan hanya ceramah soal akhirat, tapi juga bicarakan realitas dunia. Anak-anak kita sedang disasar oleh sindikat.

🎤 PENUTUP DARI KAMI

Mari jaga kampung. Jaga rahim-rahim yang sedang membawa hidup. Jaga telinga kita agar peka mendengar tangis sunyi. Dan jaga mulut kita agar tak jadi hakim atas mereka yang sedang bingung. Karena kalau kita masih bisa tertawa hari ini, itu karena dulu ada ibu dan ayah yang tidak menjual kita.


📍 Tersenggol? Ya syukur. Tersadar? Lebih bagus.
📍 Tersinggung? Ya itu urusan hati, bukan tulisan ini.

ATALOMBA KIRI KANAN: SENGGOL DONG!
✍️ Oleh: Irminus Deni – Pemimpin Redaksi Atalomba.com